HARIANRAKYAT.CO, TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan keberlanjutan Program Kukar Berkah yang selama ini menjadi salah satu program strategis dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
Di bawah kepemimpinan Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin, program ini ditegaskan tidak hanya dilanjutkan, tetapi juga diperkuat melalui visi Kukar Idaman Terbaik.
Program Kukar Berkah telah memberikan manfaat luas, mulai dari rehabilitasi rumah ibadah, fasilitasi akta yayasan gratis, hingga pemberdayaan lembaga keagamaan. Hingga 2025, tercatat 310 rumah ibadah telah direhabilitasi, melebihi target 250 rumah ibadah dalam RPJMD sebelumnya. Jumlah tersebut dipastikan masih akan bertambah mengikuti kebutuhan masyarakat.
Kabag Kesra Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza, menyampaikan seluruh capaian yang telah diraih akan dilanjutkan dan diperkuat dalam program Kukar Idaman Terbaik.
“Rehabilitasi Rumah Ibadah tetap berjalan pada tahun 2026,” kata Dendy (27/11/2025).
Pada tahun 2026, Pemkab Kukar menargetkan rehabilitasi 50 rumah ibadah dengan anggaran sekitar Rp 5 miliar. Program ini tidak hanya menyasar masjid dan musala, tetapi juga gereja, vihara, pura, dan rumah ibadah agama lainnya. Seluruh proposal akan melalui proses verifikasi dan validasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Bantuan Guru Ngaji dan Lembaga Keagamaan Diperluas
Dalam RPJMD Kukar Idaman Terbaik yang segera ditetapkan, pemerintah juga memperluas cakupan bantuan keagamaan. Penerima manfaat mencakup Guru ngaji, Tukang gali kubur, Imam masjid, Penjaga rumah ibadah, Majelis taklim dan Pengelola pondok pesantren.
Pada 2025, Pemkab Kukar juga memprioritaskan bantuan operasional untuk 50 pondok pesantren, sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan berbasis keagamaan di daerah.
Komitmen Kukar Idaman Terbaik terhadap Kesejahteraan Umat
Menurut Dendy, Kukar Berkah kini menjadi bagian penting dalam program dedikasi Kukar Idaman Terbaik, yang menekankan penguatan aspek keagamaan, kemanusiaan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berkomitmen agar bantuan kesejahteraan rakyat di bidang keagamaan terus berjalan. Dan Kukar Idaman Terbaik akan meneruskannya dengan cakupan yang lebih luas,” ujarnya.
Pemkab Kukar berharap melalui program yang konsisten dan terarah ini, rumah ibadah semakin layak, para pengabdi umat mendapatkan dukungan yang pantas, dan kegiatan keagamaan dapat tumbuh secara merata di seluruh kecamatan.
Kukar Idaman Terbaik membawa semangat bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga penguatan moral, spiritual, dan kesejahteraan umat. (Adv)





