HARIANRAKYAT.CO, SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal suara rakyat.
Tidak ingin aspirasi warga hanya berakhir di atas kertas catatan reses, legislator muda ini menggelar agenda bertajuk “Bersempekat” sebagai ruang tindak lanjut nyata bagi masyarakat terlebih di kota Samarinda.
Forum ini menjadi jembatan krusial yang mempertemukan langsung keluhan warga dengan fungsi legislatif, guna membedah kebutuhan prioritas di tingkat lingkungan secara lebih mendalam.
Kegiatan yang berlangsung hangat di Kedai Kopi Klinik Aubry Juanda (9/4/2026) ini dihadiri berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tokoh agama, perwakilan RT, hingga kelompok pemuda. Berbagai isu strategis mencuat dalam diskusi tersebut, dengan infrastruktur masih menjadi primadona tuntutan warga.
Perbaikan jalan lingkungan yang rusak, normalisasi drainase untuk mengantisipasi banjir, hingga permintaan dukungan nyata terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal menjadi poin-poin utama yang disuarakan warga kepada Afif.
Bukan Sekadar Seremonial
Afif menjelaskan, Bersempekat adalah upaya menjaga kesinambungan antara serapan aspirasi saat reses dengan realisasi program pemerintah. Ia menegaskan, banyak usulan warga yang memerlukan “sentuhan” lanjutan agar sinkron dengan perencanaan pembangunan serta kewenangan pemerintah daerah.
“Bersempekat ini bukan sekadar forum diskusi atau seremonial belaka. Ini adalah ruang untuk memastikan aspirasi warga benar-benar kita kawal hingga tahap realisasi di lapangan,” tegas Afif di hadapan warga.
Ia menambahkan, setiap masukan yang masuk akan dipetakan berdasarkan skala prioritas. Langkah ini diambil agar usulan masyarakat memiliki peluang besar untuk diperjuangkan dalam proses penganggaran (budgeting) di DPRD Kaltim.
Warga Diminta Aktif Mengawal
Selain menampung keluhan, politisi muda ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk ikut mengawal program yang telah disepakati.
Menurutnya, keterlibatan warga sangat vital untuk memastikan pelaksanaan program dan bantuan di lapangan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.
“Kita ingin setiap aspirasi yang masuk tidak hilang begitu saja setelah reses usai. Komunikasi antara legislatif dan masyarakat harus tetap terjaga demi mempercepat penyelesaian persoalan di tingkat lokal,” terangnya.
Melalui forum Bersempekat ini, Afif berharap mampu menghadirkan gaya baru dalam berpolitik yang lebih transparan dan solutif, di mana setiap suara dari akar rumput memiliki jaminan untuk diperjuangkan secara nyata di parlemen. (Adv)





