Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Kolaborasi Keuangan Daerah di Pengukuhan Kepala OJK Kaltimtara

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Dr. Sunggono, saat menghadiri pengukuhan Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara di Pendopo Odah Etam, Samarinda, Senin (11/5/2026).

HARIANRAKYAT.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen untuk terus mempererat sinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menjaga stabilitas dan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Dr. Sunggono, saat menghadiri pengukuhan Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara di Pendopo Odah Etam, Samarinda, Senin (11/5/2026).

Dalam acara tersebut, Misran Pasaribu resmi dikukuhkan sebagai Kepala OJK Kaltimtara yang baru, menggantikan Parjiman. Prosesi serah terima jabatan ini dipimpin langsung Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI, Hernawan Bekti Sasongko.

Ditemui usai acara, Dr. Sunggono memberikan apresiasi tinggi terhadap peran OJK yang selama ini menjadi mitra strategis bagi Pemkab Kukar. Menurutnya, komunikasi yang intens dengan OJK telah memberikan dampak positif bagi akuntabilitas keuangan di wilayahnya.

“Kami sangat bersyukur atas hubungan konsultasi yang sangat baik selama ini. Komunikasi yang terbuka dengan OJK memudahkan kami di Pemkab Kukar dalam mendapatkan masukan positif terkait kebijakan pengelolaan keuangan daerah,” ujar Sunggono.

Ia berharap, di bawah kepemimpinan Misran Pasaribu, kolaborasi tersebut dapat ditingkatkan, khususnya dalam memperluas akses jasa keuangan bagi masyarakat Kukar serta pendampingan sektor produktif.

“Selamat bertugas kepada Bapak Misran Pasaribu di Kaltimtara, dan terima kasih kepada Bapak Parjiman atas dedikasinya selama ini. Semoga sukses di tempat tugas yang baru,” tambahnya.

Senada dengan harapan Sekda Kukar, Gubernur Kaltim Rudi Mas’ud dalam sambutannya menekankan pentingnya OJK dalam membawa ekonomi daerah keluar dari middle-income trap. Gubernur menyoroti perlunya perlindungan masyarakat dari praktik keuangan ilegal seperti pinjaman online (pinjol) ilegal dan investasi bodong.

“Kalimantan Timur harus segera naik kelas melalui hilirisasi dan transformasi digital. Saya berharap OJK terus mendukung ekosistem pembiayaan yang sehat, terutama untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta memastikan UMKM kita bisa naik kelas,” tegas Rudi Mas’ud.

Pengukuhan ini juga menjadi momentum bagi OJK untuk memperkuat fungsi pengawasan di daerah. Dengan kepemimpinan yang baru, OJK diharapkan lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika ekonomi global yang berdampak pada daerah, serta memastikan perlindungan konsumen jasa keuangan di pelosok Kalimantan tetap terjaga. (Er)

Bagikan: