HARIANRAKYAT.CO, TENGGARONG – Vibes Stadion Segiri benar-benar pecah saat Borneo FC Samarinda menjamu Persib Bandung dalam lanjutan BRI Super League, Minggu (15/3/2026) malam.
Tak hanya pertandingan sengit di lapangan, sorotan juga tertuju ke tribun VVIP. Wali Kota Samarinda Andi Harun tampak duduk berdampingan dengan Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, bersama komisi III DPR RI Dapil Kaltim, Nabil Husien Said Amin Alrasydi.
Ketiganya terlihat menikmati jalannya pertandingan dengan penuh antusias. Sesekali mereka berdiri, bertepuk tangan, bahkan tertawa saat momen-momen krusial terjadi di lapangan.
Pemandangan itu jadi simbol kedekatan pemimpin dengan masyarakat. Tidak sekadar hadir secara formal, mereka benar-benar larut dalam vibes ribuan suporter yang memadati stadion kebanggaan warga Kota Tepian.
Vibes Panas Sejak Awal Laga
Sejak sebelum kick-off, vibes stadion sudah terasa panas. Nyanyian suporter menggema dari berbagai penjuru tribun, menciptakan tekanan tersendiri bagi kedua tim papan atas tersebut.
Persib Bandung yang datang sebagai pemuncak klasemen sementara dengan 57 poin, langsung mendapat perlawanan sengit dari tuan rumah yang menguntit di posisi kedua dengan 53 poin.
Namun, Persib berhasil mencuri keunggulan lebih dulu lewat gol Adam Alis pada menit ke-14. Stadion sempat hening sejenak, sebelum kembali pecah oleh dukungan tanpa henti dari suporter Borneo FC.
Momen Emosional di Menit Akhir
Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. Borneo FC Samarinda terus menekan demi menyamakan kedudukan.
Puncaknya terjadi pada menit ke-84. Mariano Peralta sukses mengeksekusi penalti dan mengubah skor menjadi 1-1. Pesut Etam imbangi Maung Bandung.
Gol.. langsung disambut sorak sorai ribuan penonton. Dari tribun VVIP, Andi Harun dan Aulia Basri tampak spontan berdiri, bertepuk tangan, dan ikut larut dalam vibes kemenangan bersama suporter.
Lebih dari Sekadar Sepak Bola
Hasil imbang tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen. Persib tetap di puncak, sementara Borneo FC bertahan di peringkat kedua.
Namun, lebih dari sekadar skor, pertandingan ini mencatat rekor kehadiran penonton terbanyak di Segiri sepanjang musim, dengan lebih dari 11 ribu suporter memadati stadion.
Di tengah gemuruh itu, kebersamaan Andi Harun, Aulia Rahman Basri, dan Nabil menjadi potret hangat sinergi pemimpin dan masyarakat.
“Borneo FC sejatinya milik masyarakat kaltim. Jadi bukan hanya warga Samarinda saja. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa menguatkan Borneo salah satunya kukar menjadi homebase pesut etam,” kata Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri ditemui media ini (16/3).
Malam itu, Segiri bukan hanya tentang sepak bola, tapi juga tentang vibes kebersamaan yang terasa kuat di antara warga.





