Progres Kopdes Merah Putih di Kukar Capai 50 Persen, 2 Kopdes Mantap Bakal Diresmikan Kemenkop

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri saat Meninjau Pembangunan Koperasi Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, Minggu (22/2/2026).

HARIANRAKYAT.CO, TENGGARONG – Program Koperasi Merah Putih di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan kemajuan signifikan. Sejumlah lokasi bahkan telah rampung sepenuhnya, sementara sisanya dalam tahap penyelesaian bertahap menunggu percepatan pembangunan dan agenda peresmian oleh pemerintah pusat.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri menyampaikan progres pelaksanaan Program Operasi Merah Putih di wilayahnya telah mencapai sekitar 50 persen. Beberapa lokasi bahkan telah ditetapkan selesai sepenuhnya dan siap beroperasi.

Menurut Aulia, terdapat dua titik di tingkat kabupaten yang telah rampung 100 persen dan telah ditetapkan sebagai lokasi operasi yang selesai dibangun. Sementara sejumlah lokasi lain masih menunggu tahapan operasional lanjutan.

“Dua lokasi sudah selesai 100 persen dan telah kita tetapkan sebagai koperasi yang selesai. Sisanya tinggal menunggu tahapan berikutnya,” ujarnya seusai meninjau Koperasi Desa Merah Putih, Tanah Datar, Minggu (22/2/2026).

Ia menjelaskan, percepatan implementasi program ke depan masih menunggu jadwal kunjungan Menteri Koperasi yang direncanakan bakal meresmikan koperasi di daerah tersebut dalam waktu dekat.

“Peresmian akan dilakukan langsung oleh Menteri Koperasi saat kunjungan beliau ke Kukar. Kami masih menunggu waktunya,” katanya.

Secara keseluruhan, program Koperasi Merah Putih ditargetkan hadir di seluruh wilayah administratif hingga tingkat desa dan kelurahan. Dari total 243 desa dan kelurahan yang menjadi sasaran, sekitar 100 lokasi telah dinyatakan rampung sepenuhnya.

Adapun lokasi lainnya menunjukkan progres bervariasi, mulai dari 50 persen hingga 80 persen pembangunan. Pemerintah daerah optimistis penyelesaian dapat dipercepat setelah persoalan lahan yang sebelumnya menjadi kendala telah diselesaikan.

“Masalah lahan sudah beres, sehingga pembangunan bisa dilaksanakan. Sekarang progresnya bertahap, pelan-pelan akan selesai,” jelas Aulia.

Ia menambahkan, program ini diharapkan memperkuat pelayanan operasional di tingkat bawah sekaligus memperluas pemerataan fasilitas hingga desa dan kelurahan di Kukar. (*)

Bagikan: