Pemkab Kukar Siapkan Program RT-KU Terbaik Rp150 Juta per RT Mulai 2026, Inspektorat Perketat Pengawasan

Inspektur Daerah Kukar, Heriansyah.

HARIANRAKYAT.CO, TENGGARONG – Program RT-KU Terbaik menjadi salah satu agenda prioritas dalam Kukar Idaman Terbaik 2025–2030, visi misi Bupati Aulia Rahman Basri dan Wabup Rendi Solihin. Program ini dirancang untuk memperkuat fiskal daerah dari level Rukun Tetangga (RT) melalui dukungan anggaran sebesar Rp150 juta untuk setiap RT.

Melanjutkan keberhasilan program pendanaan Rp50 juta per RT pada periode sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara memastikan bahwa peningkatan anggaran tiga kali lipat ini akan diikuti dengan pengawasan yang lebih ketat agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Program RT-KU Terbaik direncanakan mulai diwujudkan pada tahun 2026.

Baca juga  Pemkab Kukar akad Kredit ke Bankaltimtara Bayar Kewajiban Kontraktor

Inspektur Daerah Kukar, Heriansyah, memastikan bahwa program ini akan dikawal secara menyeluruh, terutama mengingat besarnya skala anggaran yang menyasar ribuan RT di 193 desa, 44 kelurahan, dan 20 kecamatan se-Kukar.

“Program yang digelontorkan ini harus kita susun dari perencanaannya yang matang. Kita juga perlu melihat mitigasi risikonya seperti apa,” ujarnya, Senin (12/11/2025).

Baca juga  Perempuan Indonesia Geruduk Istana, Adili Jokowi, Perusak Demokrasi!

Heriansyah menegaskan bahwa RT-KU Terbaik harus direalisasikan sesuai misi utamanya: meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan fiskal yang tepat sasaran. Inspektorat, kata dia, akan berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar serta para camat.

Pengawasan dilakukan mulai tahap perencanaan, realisasi, hingga pelaporan di tingkat RT, dengan memastikan tidak ada celah penyimpangan.

Baca juga  Jelang Ramadan 1447 H, Pemkab Kukar Terbitkan 14 Aturan untuk Masyarakat

“Kita pastikan ada kolaborasi, sehingga harapannya semua uang yang digelontorkan menyentuh masyarakat dan dirasakan manfaatnya,” tegasnya.

Program RT-KU Terbaik menjadi salah satu instrumen utama pemerintahan Aulia–Rendi untuk memperkuat pembangunan berbasis wilayah kecil dan memastikan pemerataan manfaat APBD hingga ke unit sosial terkecil masyarakat. (Adv)

Bagikan: