HARIANRAKYAT.CO, TENGGARONG – Setelah dua tahun proses revitalisasi, Pasar Tangga Arung akhirnya bersiap kembali beroperasi. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan pembangunan fisik hampir rampung dan pasar ditargetkan resmi dibuka pada awal Januari 2026.
Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayyid Fathullah mengatakan revitalisasi Pasar Tangga Arung merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi rakyat sekaligus mendukung visi Kukar Idaman Terbaik. Saat ini, seluruh infrastruktur pasar—mulai dari bangunan utama, ruang terbuka hijau hingga fasilitas pendukung—telah memasuki tahap akhir pengerjaan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Sementara itu, Disperindag mulai fokus pada penataan pedagang yang selama ini direlokasi ke Lapangan Pemuda.
“Pasarnya sudah mendekati selesai. Kami tinggal menyesuaikan pengaturan zonasinya agar lebih tertib dan nyaman,” ujarnya.
703 Unit Disiapkan, Penataan Pedagang Dimulai
Sebanyak 703 unit kios dan lapak baru telah disiapkan di Pasar Tangga Arung. Penempatan pedagang nantinya dilakukan berdasarkan jenis dagangan—mulai dari kuliner, kelontongan, tembakau, hingga kebutuhan harian lainnya. Sistem zonasi baru disebut akan memberikan pengalaman berbelanja yang lebih rapi dan mudah dijangkau masyarakat.
Untuk mendukung hal itu, Disperindag melakukan pendataan ulang terhadap seluruh pedagang terdampak revitalisasi. Proses ini penting untuk memastikan perubahan selama masa relokasi tercatat, seperti pedagang yang berganti jenis usaha hingga keluarga pedagang yang mengalami musibah.
“Pendataan ulang penting agar penempatan pedagang benar-benar akurat dan tidak terjadi tumpang tindih,” tegas Fathullah.
Peminat pedagang baru juga meningkat. Pemerintah membuka peluang secara selektif bagi pelaku usaha tambahan untuk menggerakkan ekonomi lokal.
Lapangan Pemuda Kembali Difungsikan
Dengan akan berpindahnya pedagang ke Pasar Tangga Arung, sebagian area Lapangan Pemuda yang digunakan sebagai lokasi relokasi akan dikembalikan ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Area tersebut rencananya diaktifkan sebagai fasilitas olahraga publik seperti mini soccer dan basket mini.
Jam Operasional Disesuaikan, Tak Ganggu Pasar Mangkurawang
Fathullah menekankan bahwa beroperasinya Pasar Tangga Arung tidak akan mengganggu aktivitas Pasar Gerbang Raja Mangkurawang. Pasar Mangkurawang tetap berfungsi sebagai pasar pagi pukul 02.00–10.00 WITA, sementara Pasar Tangga Arung direncanakan buka pukul 07.00 atau 08.00 hingga tengah malam.
“Dengan jam operasional yang berbeda, kedua pasar justru saling melengkapi,” jelasnya.
Dirancang Jadi Ruang Rekreasi Keluarga
Pasar Tangga Arung tidak hanya ditata sebagai pusat perdagangan, tetapi juga diproyeksikan menjadi ruang rekreasi keluarga yang lebih bersih, aman, dan nyaman. Pemerintah berharap pasar ini menjadi wajah baru perekonomian Tenggarong sekaligus pusat interaksi masyarakat dengan konsep yang lebih modern.
“Kami ingin pasar ini benar-benar menjadi ruang publik yang menyenangkan bagi semua dan menggerakkan ekonomi kerakyatan,” pungkas Fathullah. (Adv)





