Kongres V Partai Buruh di Jakarta Kembali Pilih Said Iqbal Presiden Partai 2026–2031

Kongres V Partai Buruh yang digelar di Golden Boutique Hotel, Kemayoran, Jakarta Pusat saat ini sedang berlangsung dari tanggal 20 sampai dengan 22 Januari 2026.

HARIANRAKYAT.CO, JAKARTA – Kongres V Partai Buruh yang digelar di Golden Boutique Hotel, Kemayoran, Jakarta Pusat saat ini sedang berlangsung dari tanggal 20 sampai dengan 22 Januari 2026.

Dalam kongres itu menyatakan laporan pertanggungjawaban Pengurus Exco Partai Buruh (PB) Pusat periode 2021–2026 diterima oleh peserta kongres. Dengan diterimanya laporan tersebut, kepengurusan PB Pusat secara resmi dinyatakan demisioner, Selasa (20/1/2026).

Kongres yang dihadiri perwakilan Exco dari seluruh Indonesia ini menjadi forum tertinggi partai untuk melakukan evaluasi organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan Partai Buruh ke depan. Salah satu delegasi yang hadir adalah Ketua Exco Partai Buruh Kalimantan Timur, Eddy Heriadi Mochsen.

Setelah laporan pertanggungjawaban diterima, agenda kongres dilanjutkan dengan pemilihan Presiden Partai Buruh periode 2026–2031. Pada awal proses, terdapat tiga nama yang mendaftar sebagai calon presiden, yakni Said Iqbal (KSPI), Andi Gani (KSPSI), dan Hendri Saragih (SPI).

Namun, dalam tahapan penetapan calon, Andi Gani menyatakan mengundurkan diri dari pencalonan Presiden Partai Buruh. Tidak lama berselang, Hendri Saragih juga menyatakan mundur, sehingga menyisakan satu calon tunggal, Said Iqbal.

Ketua Exco Partai Buruh Kaltim, Edy Heriadi Muksin, menjelaskan pengunduran diri Hendri Saragih dilandasi pertimbangan strategis demi soliditas partai.

“Pengunduran diri Pak Hendri Saragih dilakukan dengan pertimbangan bahwa dengan terpilihnya Pak Said Iqbal sebagai Presiden Partai Buruh, diharapkan partai ini mampu meraih kemenangan pada perhelatan Pemilu yang akan datang,” ujar Edy Heriadi Muksin.

Ia menambahkan, seluruh peserta kongres menerima dinamika tersebut sebagai bagian dari proses demokrasi internal yang mengedepankan persatuan dan kepentingan organisasi.

“Seluruh rangkaian kongres berjalan lancar dan demokratis. Keputusan yang diambil mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat konsolidasi partai dan mempersiapkan diri menghadapi agenda politik nasional ke depan,” katanya.

Dengan demikian, Said Iqbal secara resmi ditetapkan sebagai Presiden Partai Buruh periode 2026–2031, sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan Partai Buruh hasil Kongres V di Jakarta. (E)

Bagikan: