Ekonomi Samarinda Disebut Tumbuh 6,22%, Kemiskinan dan Pengangguran Turun

Wali Kota Andi Harun Bersama Pimpinan DPRD Samarinda dalam Rapat Paripurna Senin (30/3/2026), di Gedung DPRD, Jalan Basuki Rahmat.

HARIANRAKYAT.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyebut kinerja sepanjang 2025 menunjukkan capaian positif di berbagai sektor.

Hal itu disampaikan Wali Kota Andi Harun dalam Rapat Paripurna DPRD Samarinda, Senin (30/3/2026), di Gedung DPRD, Jalan Basuki Rahmat.

Dalam forum yang dipimpin Ketua DPRD Helmi Abdullah tersebut, laporan kinerja disampaikan bertepatan dengan momentum Idulfitri, sekaligus menjadi ajang refleksi hubungan antara eksekutif dan legislatif.

Melalui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025, Andi Harun menyampaikan kondisi fiskal daerah relatif terjaga. Dari target pendapatan sebesar Rp5,516 triliun, realisasi mencapai Rp5,020 triliun atau 91,01 persen.

Baca juga  Wali Kota Samarinda Andi Harun Percepat Pembangunan Kios Pasar Segiri yang Terbakar

Pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,138 triliun, pendapatan transfer Rp3,867 triliun, serta lain-lain pendapatan sah Rp14,234 miliar.

Di sisi belanja, dari total anggaran Rp5,800 triliun, terserap Rp5,226 triliun atau 90,10 persen. Anggaran ini sebagian besar dialokasikan untuk belanja operasi dan belanja modal, terutama guna mendukung pembangunan infrastruktur serta peningkatan layanan publik.

Baca juga  Pemprov Kaltim Hibahkan Rp 1 Miliar ke Bawaslu Kaltim untuk Pilkada PSU

Sejumlah indikator makro turut menunjukkan perbaikan. Angka kemiskinan turun dari 4,30 persen menjadi 3,45 persen, sementara tingkat pengangguran berkurang dari 5,75 persen menjadi 5,31 persen.

“Capaian ini merupakan hasil kombinasi program pengurangan beban masyarakat, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan infrastruktur,” ungkap Andi Harun.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Samarinda juga meningkat menjadi 83,53, tertinggi di Kalimantan Timur dan melampaui rata-rata nasional.

Di tengah tekanan ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Samarinda tercatat sebesar 6,22 persen. Meski sedikit melambat dibanding tahun sebelumnya, angka ini masih menjadi yang tertinggi di tingkat provinsi.

Baca juga  Andi Harun Tanggapi Polemik Permintaan Maaf Rudy Mas’ud yang Viral usai Jumpa Media Pasca 214

Selain itu, Pemkot Samarinda kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut, menegaskan konsistensi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Namun demikian, Andi Harun mengakui masih terdapat sejumlah catatan dalam pelaksanaan pemerintahan. Evaluasi dan perbaikan, kata dia, akan terus dilakukan.

“Kami tidak berpuas diri. Perbaikan berkelanjutan menjadi komitmen agar Samarinda semakin maju dan layak huni,” tutupnya. (Adv)

Bagikan: