HARIANRAKYAT.CO, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).
Sejumlah poin krusial mulai dari penetapan konsep panggung utama, desain maskot, logo, hingga tema kegiatan kini telah disepakati oleh jajaran panitia penyelenggara.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, menyampaikan bahwa seluruh hal teknis penting yang sebelumnya dibahas kini telah mencapai kata sepakat.
“Kita siap menjadi tuan rumah. Sudah kita sepakati hal-hal penting yang selama ini belum tersampaikan atau disepakati, misalnya panggung utama, kemudian maskot MTQ, logo, hingga tema MTQ seperti apa. Itu sekarang sudah kita sepakati semua,” ujar Sunggono seusai rapat persiapan MTQH di kantor Pemkab Kukar, Rabu (23/9/2026).
Draf kesepakatan tersebut selanjutnya diajukan ke Bupati Kutai Kartanegara untuk memperoleh persetujuan resmi. Seluruh panitia penanggung jawab bidang ditargetkan sudah mulai menggerakkan persiapan fisik dan teknis di lapangan paling lambat awal Oktober mendatang.
“Insyaallah paling lambat 1 Oktober sudah running persiapan teknis dan persiapan fisik kegiatan yang harus kita laksanakan. Insyaallah teman-teman yang membawahi masing-masing bidang terlebih dahulu sudah siap,” tegasnya.
Berbeda dari wacana awal yang sempat mengemuka di Stadion Rondong Demang, lokasi panggung utama MTQ dipastikan berpusat di Halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara, Tenggarong. Pengaturan spasial dan tata letak panggung direncanakan mengusung konsep kemegahan serupa perhelatan besar daerah sebelumnya.
Gelaran MTQ scheduled berlangsung selama sepekan, mulai 3 Desember hingga 10 Desember.
Mengenai persiapan kafilah Kabupaten Kukar, Sunggono menjelaskan rangkaian pembinaan peserta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) telah berjalan intensif melalui pelbagai tahapan seleksi dan pemusatan latihan.
“Persiapan kafilah Kukar sebenarnya sudah kita mulai. Jadi di bulan Januari kita sudah melaksanakan seleksi terbatas kepada peserta LPTQ MTQ yang ikut di tingkat kabupaten tahun-tahun lalu, kemudian tingkat kecamatan, dan juara-juaranya kita ikut sertakan lagi di pusat pelatihan,” paparnya.
Sementara itu, Panitia Pengarah MTQH 2026 Kaltim, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah terus berkordinasi terkait perkembangan kesiapan Kukar sebagai tuan rumah MTQH se Kaltim.
“Pelaksanaan bulan Desember,” ucapnya singkat.
Kukar dipastikan bakal menurunkan kontingen di seluruh cabang perlombaan yang mencakup kurang lebih 58 cabang lomba—dengan target utama merebut kembali predikat Juara Umum yang sebelumnya pernah disandang sebanyak enam kali. (*)





