Program Terang Kampungku Tuntas Sesuai RPJMD

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto

HARIANRAKYAT.CO, TENGGARONG – Program Terang Kampungku salah satu prioritas dalam RPJMD Kukar Idaman 2021–2026 yang digagas Edi Damansyah dan Rendi Solihin, kini dinyatakan telah selesai di tingkat desa dan kelurahan.

Program ini bertujuan menghadirkan listrik 24 jam bagi seluruh wilayah Kukar, termasuk daerah terpencil yang selama ini belum terjangkau jaringan PLN.

Program ini dijalankan melalui berbagai metode, mulai dari perluasan jaringan PLN, pembangunan PLTS komunal, hingga penyediaan penerangan jalan umum. Harapannya, ketersediaan listrik dapat meningkatkan kualitas hidup, mendorong aktivitas ekonomi, mendukung pendidikan, hingga memperkuat keamanan lingkungan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto menegaskan target RPJMD telah terpenuhi. Namun, dalam prosesnya ditemukan sejumlah dusun dan RT yang belum sepenuhnya teraliri listrik sehingga kini menjadi fokus pengembangan lanjutan.

Baca juga  Gubernur Kaltim di Rakernas APKASI 2026: "Percayakan Daerah, Indonesia Pasti Melesat!"

“Selama proses penyelesaian Terang Kampungku ini ternyata ada dusun-dusun dan RT yang belum teraliri listrik, dan pimpinan meminta dilakukan pengembangan. Selain listrik untuk aktivitas warga, mereka juga perlu penerangan lingkungan. Ini masih kita kerjakan,” ujar Arianto (17/11/2025).

Dua Desa di Kenohan Masih Ditangani PLN

Saat ini terdapat dua desa di Kecamatan Kenohan—Lamin Pulut dan Lamin Telihan—yang tengah dikerjakan oleh PLN. Progres dan izinnya telah dilaporkan kepada Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, dengan target penyelesaian awal 2026.

Arianto menjelaskan, sejumlah hambatan muncul akibat kondisi geografis. Banyak wilayah berada di tengah danau, perbukitan, atau area yang sulit dijangkau sehingga PLN tidak bisa dengan mudah membawa jaringan maupun material pendukung. Selain medan, biaya pembangunan jaringan baru juga menjadi tantangan.

Baca juga  Pergub 49/2024 Dorong Media Lokal Kaltim Naik Kelas

Untuk wilayah yang tidak memungkinkan disambungkan ke jaringan PLN, pemerintah membangun PLTS komunal sebagai solusi. Kendati belum sepenuhnya optimal, PLTS mampu memberikan penerangan malam hari sehingga warga tidak lagi hidup dalam kegelapan.

“Mereka di pedalaman itu siang sudah kepanasan, kita baru memfasilitasi penerangan, belum kipas angin dan charger. Sekarang Alhamdulillah sebagian saudara kita di pelosok sudah bisa menikmati itu selama 24 jam,” tuturnya.

Puluhan Titik Sudah Mendapat Fasilitas Listrik

Sejak 2022, program Terang Kampungku telah memfasilitasi penerangan di 17 titik, di antaranya Desa Tunjungan, Liang Buaya, Kupang Baru, Menamang Kanan, dan Menamang Kiri (Muara Kaman). Lalu Desa Muara Enggelam dan Enggelam (Muara Wis). Selain itu Desa Tani Baru (Anggana) dan Sejumlah dusun di Muara Wis dan Kembang Janggut

Baca juga  Pemkab Kukar Pacu Transformasi Ekonomi Lewat Stimulus Komunitas Kreatif dan Penataan Pariwisata

Program Berlanjut, PLTS Akan Ditambah Kapasitasnya

Arianto memastikan, meski target RPJMD telah terpenuhi, program ini tetap berlanjut untuk menjangkau wilayah yang masih minim akses listrik. DPMD Kukar juga telah mengusulkan penambahan daya PLTS di beberapa lokasi yang sebelumnya telah dibangun namun kapasitasnya dinilai belum maksimal.

“Kita akan coba menambah lagi, kita usulkan juga di Desa Sepatin. Yang pasti kami terus meminta agar Pemdes memerhatikan perawatannya, sehingga manfaat program ini bisa terus dirasakan,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan: