Pelaku Ekraf Berkumpul di Festival Tas Nusantara Solo

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Solo, Siti Khotimah.

HARIANRAKYAT.CO – Tas lebih dari sekedar aksesoris fesyen.

Tas adalah sahabat setia masyarakat yang telah berkembang sepanjang sejarah, mencerminkan budaya dan kebutuhan setiap zaman.

Sejarah tas adalah perjalanan menakjubkan melintasi waktu yang mengungkap banyak hal, tentang masyarakat dan mode pada setiap periode.

Tanggal 22 – 23 Juni 2024 Balai Kota Solo bakal ramai dengan gelaran acara Festival Tas Nusantara (FESTARA)

Baca juga  KPK Nilai Positif Keputusan Gubernur Kaltim Kembalikan Mobil Dinas Operasional

“Ya betul, Ini agenda murni dari pihak seniman dan pelaku ekraf,” ujar Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Solo, Siti Khotimah saat dikonfirmasi media ini hari Jum’at (21/6/2024).

Festara menghadirkan beragam tas tradisi etnik, yaitu Noken (Papua), Anjat (suku Dayak, Kalimantan Timur), Koja (suku Baduy, Jawa Barat), Sepu (suku Toraja, Sulawesi Selatan), dan lain-lain.

Baca juga  Pemkab Kukar Dorong Penguatan Ekraf Kecamatan, Siapkan Regenerasi dan Struktur yang Solid

Selain itu juga menghadirkan pameran produk tas kreatif yang dibuat dari bahan-bahan upcycling dan recycling yang inovatif. Mengelaborasi tas hingga batas terjauhnya.

“Sengaja tidak menonjolkan Solo tapi semua, untuk menarik pelaku ekraf khususnya tas seluruh nusantara untuk hadir ke solo ikut festival,” imbuhnya.

Kegiatan juga mengundang beberapa negara – negara lainnya untuk ikut memeriahkan.

Baca juga  Dari Sampah Menjadi Peluang, Kolaborasi Dorong Ekonomi Sirkuler di Samarinda

“Kita kolaborasi dengan India juga dalam rangka memperingati hubungan diplomatik dengan India ke 75 tahun,” terangnya. (*)

Bagikan: