HARIANRAKYAT.CO, Tenggarong — Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri resmi melepas 13 peserta pelatihan welder (pengelasan) ke Batam, Rabu (10/12/2025), dalam acara yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati. Program ini terlaksana atas dukungan Lembaga PetroTekno, sebagai bagian dari kerja sama peningkatan kompetensi tenaga kerja muda Kukar.
Kepala Bidang Pelatihan Disnakertrans Kukar, Lukman, menjelaskan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari risalah kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Kukar dan SKK Migas Kalimantan–Sulawesi, yang ditetapkan melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas. Program ini kemudian diturunkan dalam bentuk kontrak kerja antara Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kukar dengan PetroTekno.
“Lebih dari itu, PetroTekno juga punya kesepakatan dengan SKK Migas terkait program vokasi peningkatan pendidikan tenaga kerja di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur. Ini sejalan dengan tugas kami mendukung program Kukar Siap Kerja dalam visi Kukar Idaman,” ujarnya.
Menurut Lukman, pemilihan peserta difokuskan pada warga kurang mampu atau masuk kategori P3KE. Dari 13 peserta, 90 persen berasal dari wilayah pesisir Kukar. Pelatihan dilaksanakan di fasilitas PetroTekno di Batam.
“Output-nya bukan hanya selesai pelatihan, tapi mereka wajib ditempatkan sesuai kejuruan yang sudah disepakati. Jadi ada jaminan keterhubungan antara pelatihan dan kesempatan kerja,” tegasnya.
Industri Hulu Migas Berperan Dorong SDM Lokal
Perwakilan PetroTekno, Wisnu menyampaikan pelatihan ini merupakan bentuk dukungan nyata sektor hulu migas terhadap SDM Kukar. Ia menjelaskan kebutuhan welder bersertifikat sangat besar di Indonesia, sehingga vokasi ini memiliki peluang kerja yang luas, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
“Kenapa kami pilih welder? Karena kebutuhannya nyata dan potensinya besar. Tapi pelatihan ini menuntut keahlian, sertifikasi, dan mental juang yang kuat. Program seperti ini sudah bertahun-tahun kami laksanakan. Silahkan peserta manfaatkan dengan baik, jangan disia-siakan,” pesannya kepada peserta.
Bupati: Sertifikasi Penting, Jangan Lewatkan Peluang
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menekankan pentingnya pelatihan berbasis sertifikasi agar tenaga kerja lokal dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif. Ia mengapresiasi semangat 13 peserta yang berhasil lolos seleksi.
“Laksanakan saja hal baik ini. Sertifikasi sangat penting. Kalian hebat karena bisa terseleksi. Ke depan, mesti juga ada perempuan yang terlibat agar ada kesetaraan gender,” katanya.
Bupati Aulia sekaligus menegaskan program ini sejalan dengan upaya menekan angka pengangguran di Kukar, dan mendorong transformasi dari ekonomi ekstraktif ke pembangunan manusia melalui pendidikan.
“Vokasi ini sangat tepat karena langsung memberi peluang kerja. Kubur dulu niat pulang kampung. Selesaikan pelatihan sampai akhir Maret. Jika perlu merantaulah dulu, cari pengalaman kerja di Batam,” ungkapnya.
Ia mengingatkan agar peserta menjaga integritas dan fokus pada pelatihan.
“Harga kursus seperti ini bisa ratusan juta. Kalau nanti punya sertifikat internasional, kalian bisa bekerja di luar negeri. Harus tahan godaan, banyak orang luar nanti kalian temui. Jaga nama baik Kukar dan keluarga. Jika ada kendala, sampaikan ke pihak PetroTekno,” tegas Bupati.
Pelatihan berlangsung selama tiga bulan setengah, dan seluruh peserta diharapkan dapat menyelesaikan program dengan hasil terbaik, serta membuka jalan baru menuju kemandirian ekonomi keluarga. (*)





