Risa Fahrizal Challenge PBSI Kukar Gelar Event Bulu Tangkis Tingkat Nasional

Pengurus Kabupaten Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2026–2030 resmi dilantik dalam rangkaian pembukaan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) PBSI Kukar Tahun 2026 di Gedung PBSI Kukar, Tenggarong, Rabu (12/8/2026) malam.

HARIANRAKYAT.CO, SAMARINDA – Pengurus Kabupaten Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2026–2030 resmi dilantik dalam rangkaian pembukaan Kejuaraan Kabupaten PBSI Kukar Tahun 2026 di Gedung PBSI Kukar, Tenggarong, Rabu (12/8/2026) malam.

Struktur kepengurusan PBSI Kukar 2026–2030 yang dinakhodai M. Aidil sebagai Ketua, Boyadi sebagai Ketua Harian, dan Abdul Rafiq sebagai Wakil Ketua I tersebut dilantik langsung Sekretaris Umum (Sekum) PBSI Kaltim, Risa Fahrizal.

Sekretaris Umum PBSI Kaltim, Risa Fahrizal menyampaikan catatan kritis sekaligus tantangan bagi jajaran pengurus baru. Usai melantik kepengurusan M. Aidil, Risa berharap kepemimpinan baru ini mampu membawa perubahan signifikan dalam proses pembinaan dan pengembangan bulutangkis di Kukar.

Risa membeberkan, pembinaan atlet di Kutai Kartanegara dalam beberapa tahun terakhir sempat mengalami stagnansi secara kuantitas.

“Memang Kukar beberapa tahun kemarin sempat stagnan. Dilihat dari jumlah atlet yaitu 326 orang, yang sekarang menduduki peringkat ke-5 atlet terbanyak di Kaltim setelah Samarinda, Balikpapan, Berau, dan Bontang,” beber Risa.

Sebagai daerah yang secara historis menjadi lumbung lahirnya atlet-atlet andalan Kaltim hingga kancah nasional, Risa mendesak adanya pembenahan ekosistem olahraga ini secara menyeluruh. Ia bahkan secara terbuka melemparkan tantangan (challenge) kepada pengurus PBSI Kukar yang baru dilantik.

“Saya menantang pengurus PBSI Kukar untuk menggelar turnamen level nasional di Kabupaten Kutai Kartanegara. Ini sebagai bagian dari sport tourism yang dicanangkan Pengprov PBSI Kaltim sekaligus dorongan bagi pengembangan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Satu nada dengan harapan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengapresiasi langkah PBSI Kukar yang langsung menggelar Kejurkab 2026 usai pelantikan. Ajang ini diikuti 146 atlet dari enam klub pembina yang berlaga di 19 kategori pertandingan.

Sunggono menegaskan amanah kepengurusan baru membutuhkan dedikasi dan kerja keras untuk membawa olahraga bulutangkis Kukar semakin maju, solid, serta berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.

“Selamat bertugas dan berkarya kepada seluruh jajaran pengurus yang baru. Amanah ini tentu membutuhkan dedikasi dan kerja keras,” ujar Sunggono.

Menurut Sekda, Kejurkab bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, melainkan pondasi utama rantai pembinaan atlet yang terstruktur dan berkesinambungan

“Kejurkab ini adalah kawah candradimuka bagi bibit-bibit muda kita untuk mengasah mental, menguji hasil latihan, dan memupuk jam terbang,” tegasnya.

Lebih jauh, Sunggono menjelaskan pengembangan olahraga secara konsisten ini sangat selaras dengan arah kebijakan Pemkab Kukar melalui program Kukar Idaman Terbaik, khususnya dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat, produktif, dan terampil.

Ia berharap sinergi antara Pemkab Kukar, PBSI, dan klub-klub pembina dapat terus diperkuat. Kepada para atlet, Sekda berpesan agar berlaga dengan menjunjung tinggi sportivitas, sementara kepada wasit dan panitia dimintanya bertindak objektif agar melahirkan juara-juara berkualitas yang siap membela nama Kukar di level lebih tinggi. (*)

Bagikan: