Pemkab Kukar Perkuat Pertanian Mandiri, Penyuluh Dikerahkan Dampingi Petani

Teks Foto : Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik

HARIANRAKYAT.CO, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat sektor pertanian dan peternakan melalui skema pembiayaan inovatif Kredit Kukar Idaman (KKI). Program tanpa bunga dan tanpa agunan ini kini menjadi salah satu instrumen utama Pemkab Kukar dalam mendorong pertanian mandiri dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, M. Taufik, mengatakan bahwa serapan KKI menunjukkan tren positif berdasarkan data dari Bankaltimtara sebagai lembaga penyalur.

Baca juga  Program Pemukiman Utama Pemkab Kukar 2025

“Berdasarkan data dari Bankaltimtara, serapannya cukup baik,” ujarnya.

Taufik menjelaskan, agar program berjalan efektif, seluruh penyuluh pertanian di lapangan dikerahkan untuk melakukan sosialisasi sekaligus mendata kelompok tani yang berminat mengakses pembiayaan KKI. Data tersebut kemudian diserahkan kepada bank untuk proses seleksi.

“Kami kerahkan semua penyuluh menginventarisasi nama kelompok tani yang ingin menggunakan KKI, kemudian nanti diserahkan ke Bankaltimtara untuk diseleksi,” jelasnya.

Seleksi penerima bantuan dilakukan secara ketat dan transparan. Bank mengecek rekam jejak calon debitur, termasuk potensi tunggakan yang masih dimiliki pada lembaga lain.

Baca juga  BLT Rp600.000 Disalurkan Februari,

“Ada yang masuk kategori hijau dan ada yang merah karena masih punya tunggakan di koperasi lain langsung terdeteksi oleh Bankaltimtara,” tegasnya.

Selain pembiayaan KKI, Pemkab Kukar juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Tahun 2025, Kukar memperoleh alokasi program optimasi lahan rawa seluas 1.300 hektare di Kecamatan Marangkayu, Anggana, dan Samboja.

Baca juga  PC-NU Kota Samarinda Gelar Pendidikan Dasar Angkatan ke 2 Tahun 2024

“Program ini langsung disalurkan oleh Kementerian Pertanian RI. Tugas kami di dinas menentukan calon penerima manfaat serta lokasi pelaksanaan mendatang,” kata Taufik.

Ia menegaskan, Distanak Kukar akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar seluruh petani dan peternak dapat merasakan manfaat program secara nyata.

“Tujuan kita ingin meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani Kukar secara berkelanjutan, semoga program ini dapat dijalankan berkelanjutan,” tutupnya. (adv)

Bagikan: