Sekda Kukar Sunggono Raih Penghargaan Genting 2025, Tegaskan Komitmen Turunkan Stunting

Sekretaris Daerah Kukar Dr. H. Sunggono meraih Penghargaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) 2025 peringkat Gold kategori perorangan. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji dalam ajang Genting Collaboration Summit (GCS) 2025 di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

HARIANRAKYAT.CO, TENGGARONG — Kabupaten Kutai Kartanegara kembali mencatat prestasi nasional. Mantan Bupati Kukar periode 2021–2025 Drs. Edi Damansyah, M.Si, dan Sekretaris Daerah Kukar Dr. H. Sunggono meraih Penghargaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) 2025 peringkat Gold kategori perorangan. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji dalam ajang Genting Collaboration Summit (GCS) 2025 di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Acara GCS 2025 yang mengusung tema “Sinergi untuk Negeri, Wujudkan Indonesia Bebas Stunting” menjadi bentuk apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung pengentasan stunting melalui skema Orang Tua Asuh (OTA).

Baca juga  SMSI Kaltim Ingatkan Anggota Taat Aturan

Program Genting Menguat Secara Nasional

Plt. Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat, Maria Ernawati, menjelaskan bahwa GCS merupakan bagian dari lima Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN. Sejak diluncurkan pada Desember 2024, Program GENTING telah membentuk 38 Tim Pengendali GENTING Provinsi dan 512 TPG Kabupaten/Kota, sehingga implementasinya kini menjangkau seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Wihaji menegaskan bahwa Kemendukbangga/BKKBN terus memonitor kontribusi para pihak—mulai dari BUMN, BUMD, korporasi, media, akademisi, LSM, hingga individu—yang terlibat sebagai Orang Tua Asuh.

“Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para perwakilan dari 301.000 orang tua asuh. Dengan gotong royong, tidak ada lagi stunting di Indonesia. Menyelamatkan satu keluarga berarti menyelamatkan satu generasi,” ujarnya.

Baca juga  Program Rehabilitasi Dan Sertifikasi Lahan Masjid Pemkab Kukar 2025

Sunggono: Penghargaan Ini untuk Tim Lapangan, Kita Harus Jaga Momentum

Usai menerima penghargaan, Sekda Kukar Dr. H. Sunggono menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah, khususnya DP2KB Kukar.

“Penghargaan ini kami dedikasikan sepenuhnya kepada rekan-rekan di DP2KB Kukar, para camat, lurah, beserta seluruh tim yang memastikan penanganan stunting di Kutai Kartanegara berjalan on track,” ujar Sunggono.

Ia menyebutkan bahwa kolaborasi kuat dari tingkat kabupaten hingga desa membuahkan hasil nyata berupa penurunan prevalensi stunting di Kukar dalam satu tahun terakhir.

Baca juga  Pemkab Kukar Pastikan 17 Program Dedikasi Tetap Berjalan Meski Fiskal Defisit

“Kami optimistis, dengan kerja bersama yang konsisten, DP2KB dan seluruh sektor terkait dapat kembali menurunkan angka stunting di tahun mendatang. Ini untuk masa depan Kutai Kartanegara yang lebih baik,” tambahnya.

Langkah Kukar Dapat Apresiasi Nasional

Keberhasilan Kukar masuk dalam jajaran penerima penghargaan GENTING 2025 menunjukkan bahwa upaya daerah dalam mempercepat penanganan stunting berjalan konkret. Skema Orang Tua Asuh, pendampingan keluarga risiko stunting (KRS), serta penguatan edukasi gizi di tingkat kecamatan dan desa, menjadi faktor utama yang diapresiasi BKKBN.

Program ini juga sekaligus menjadi langkah awal penguatan pelaksanaan GENTING untuk 2026, sebagaimana ditegaskan BKKBN. (*)

Bagikan: