HARIANRAKYAT.CO, SAMARINDA – Ikatan persaudaraan antara Kalimantan Timur dan Aceh kembali dipertegas melalui aksi kemanusiaan yang nyata. Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum), didampingi Ketua TP PKK Kaltim, Hj. Sarifah Suraidah, mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda pada Senin untuk menyerahkan bantuan tunai bagi warga Aceh yang terdampak bencana.
Kedatangan rombongan “Benua Etam” disambut hangat dengan pengalungan syal khas Aceh oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, didampingi Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal. Suasana akrab menyelimuti pertemuan tersebut, mencerminkan hubungan historis yang kuat antara kedua provinsi.
Dalam kunjungan ini, Gubernur Rudy Mas’ud menyerahkan bantuan tahap terbaru senilai Rp3,5 miliar melalui program Kaltim Peduli. Secara simbolis, uang sebesar Rp1,5 miliar diserahkan langsung kepada Wagub Fadhlullah untuk percepatan penanganan bencana lintas wilayah dan kebutuhan strategis lainnya.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari kepedulian Pemprov Kaltim sebelumnya. Di awal masa bencana, Kaltim telah menggelontorkan dana sebesar Rp7,5 miliar yang dibagi rata untuk tiga provinsi: Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, dalam sambutannya menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar urusan logistik, melainkan bukti ikatan batin yang dalam.”Sejarah Aceh dan Kalimantan Timur ini sangat panjang. Kami ini sebenarnya serumpun. Di Kalimantan Timur, napas Islam sangat kental, sama seperti di sini, Aceh Serambi Makkah,” ujar Wagub Fadhlullah dengan penuh rasa syukur.
Senada dengan hal tersebut, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan bahwa “Penderitaan warga Aceh adalah penderitaan warga Kaltim juga. Kehadirannya secara langsung bertujuan untuk memastikan dukungan moral dan material dari masyarakat Kalimantan Timur sampai ke tangan saudara-saudara di Aceh tepat waktu”. (Drmwn)





