HARIANRAKYAT.CO, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri meninjau langsung harga dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok di Pasar Mangkurawang, Tenggarong, menjelang Hari Raya Idulfitri hari Senin (16/3/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Kukar, perwakilan Bank Indonesia serta Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan untuk memastikan pasokan pangan dan harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang Lebaran.
Aulia Rahman Basri mengatakan hasil pengecekan di lapangan menunjukkan stok bahan pokok di wilayah Kutai Kartanegara masih dalam kondisi aman.
“Alhamdulillah setelah kita cek langsung di pasar, kebutuhan pokok masyarakat masih terpenuhi. Stoknya cukup dan secara umum harga relatif stabil,” ujar Aulia.
Meski demikian, ia mengakui terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti daging ayam. Namun kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar karena meningkatnya permintaan menjelang hari raya.
“Memang ada kenaikan pada daging ayam, tetapi tidak signifikan karena kondisi menjelang Lebaran. Untuk beras, telur, dan ayam sebagian besar juga masih dipasok dari produksi lokal,” jelasnya.
Pemerintah daerah juga berupaya menjaga stabilitas harga melalui berbagai kebijakan, termasuk memastikan ketersediaan beras premium di pasaran.
“Intervensi pemerintah tetap kita lakukan melalui kebijakan yang ada, sehingga menjelang Lebaran kebutuhan masyarakat di Kukar tetap terpenuhi,” katanya.
Selain meninjau pasar, rombongan juga melakukan pengecekan ke salah satu distributor bahan makanan dan minuman di Tenggarong, yakni Toko Terang yang berada di Kelurahan Melayu.
Di lokasi tersebut, bupati memastikan langsung kondisi distribusi bahan pokok, keamanan produk makanan, serta ketersediaan tabung gas elpiji 3 kilogram.
Menurut Aulia, hasil pengecekan menunjukkan stok LPG 3 kilogram masih mencukupi. Bahkan distributor telah mendapatkan tambahan kuota untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama Lebaran.
“Stok LPG cukup, bahkan distributor mendapatkan tambahan kuota saat Lebaran. Harganya juga tetap mengikuti ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena pemerintah menjamin pasokan kebutuhan pokok maupun energi tetap tersedia.
“Tidak perlu panik. Masyarakat tetap tenang karena stok cukup sampai Lebaran,” katanya.
Aulia juga mengingatkan para pengecer agar menyesuaikan harga sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Jika ditemukan kendala atau pelanggaran distribusi, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pemerintah daerah agar dapat segera ditindaklanjuti.
Selain itu, pemerintah daerah juga menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang mencoba menimbun bahan bakar maupun kebutuhan pokok demi meraih keuntungan.
“Tidak boleh ada yang menimbun BBM ataupun kebutuhan pokok. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak secara tegas dan terukur,” tegasnya. (*)
Di salah satu toko distiributor di keluarahan melayu bupati mengawasi langsung bahan sembako Pengecekan tangung gas lpg 3 kg, kemanan makanan.
stog lpg cukup, distributor kuota tambahan saat lebaran, harga tetap. Imbau masyarakat tidak panik, pengecer menyesuaikan harga sesuai sk bupati dansehingga bisa stabil. Kalo ada kendala dilaporkan ke pemda. Toko terang bahan makan terkait dengan kesedian. Dan menjamin.
Bbm stok gak ada kendala,
Dilarang menimbun bbm. Tindakan tegas dan terukur akan dilakukan bagi yang melanggar ketentuan dan sengaja mengambil keuntungan. Masyarakat jangan panik, tetap tenang, stok cukup saat lebaran.





