HARIANRAKYAT.CO, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong pergeseran struktur ekonomi daerah dari sektor ekstraktif menuju sektor kreatif dan pariwisata. Lewat Program Stimulus Komunitas Kreatif—salah satu dari 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik—Pemkab menyiapkan skema pendanaan untuk memperkuat komunitas kreatif di seluruh kecamatan.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, mengatakan program ini dirancang sebagai langkah nyata pemerintah untuk menumbuhkan ekosistem ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Setiap komunitas yang lolos verifikasi akan menerima stimulan senilai Rp100 juta.
“Ini prioritas Bupati dan Wakil Bupati. Pemerintah hadir membiayai kegiatan kreatif di setiap kecamatan, dan Dinas Pariwisata akan menyalurkan dukungannya langsung kepada komunitas pelaku ekonomi kreatif,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).
Ia berharap bantuan ini dapat menjadi pemicu bagi pelaku kreatif agar lebih mandiri dan menjadi penggerak ekonomi di wilayah masing-masing.
Selain sektor kreatif, Pemkab Kukar juga mempercepat penataan pariwisata sebagai sumber ekonomi baru. Arianto menyebut Bupati dan Wakil Bupati menempatkan pariwisata sebagai sektor pengganti pendapatan daerah yang selama ini bergantung pada tambang dan migas.
“Kami telah mengusulkan pengembangan kawasan wisata di Kota Tenggarong dan Pulau Kumala. Harapannya, kawasan ini menjadi magnet yang menggerakkan sektor lainnya,” jelasnya.
Pemkab juga menargetkan revitalisasi ruang publik agar kembali menjadi pusat aktivitas wisata dan UMKM. Sejumlah lokasi seperti Simpang Oda Etam, Taman Tanjong, dan Taman Kota Raja disiapkan melalui kolaborasi lintas OPD untuk menghidupkan ruang interaksi masyarakat.
“Kami ingin taman-taman yang telah dibangun benar-benar aktif, menjadi ruang UMKM dan tempat komunitas kreatif berkegiatan,” tambahnya.
Selain itu, Dinas Pariwisata menyiapkan pengaktifan kembali Pujasera dan lapak UMKM di bawah Jembatan Kartanegara, serta pemfungsian Gedung Ekraf sebagai pusat seni dan pertunjukan kreatif.
Arianto optimistis geliat ini akan semakin terasa seiring meningkatnya konektivitas antarwilayah, termasuk pembangunan jalan Bontang–Kukar yang sedang berjalan.
“Kalau akses makin mudah, wisatawan luar daerah akan lebih sering berkunjung. Dari situ, ekonomi kreatif dan pariwisata Kukar tumbuh bersama, selaras dengan arah kebijakan Bupati dan Wakil Bupati,” pungkasnya. (adv)





