HARIANRAKYAT.CO, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi meluncurkan aplikasi lowongan kerja secara online Siap Kerja.
Langkah ini ditegaskan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri sebagai bentuk implementasi nyata dari visi besar pembangunan wilayah dalam mendekatkan pelayanan dan menghadirkan solusi konkret di tengah masyarakat.
Salah satu poin krusial yang mendasari peluncuran program ini adalah kegelisahan terkait tingginya angka pencari kerja di Kukar yang selama ini sering kali tidak diimbangi dengan pemerataan informasi lowongan pekerjaan yang tersedia.
Bupati Aulia Rahman Basri menyatakan kepemimpinannya bersama Wabup Rendi Solihin sebagai berkomitmen untuk menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mendistribusikan informasi kerja secara langsung hingga ke tingkat paling bawah.
“Kegelisahan tingginya angka pencari kerja sering kali tidak dibarengi dengan informasi terkait terbukanya lapangan pekerjaan di Kukar. Melalui aplikasi ini, kita ingin memastikan informasi lowongan kerja bisa langsung sampai ke anak-anak kita yang sedang mencari kerja,” ujar Aulia dalam sambutannya di acara Launching program RTku terbaik di Aula Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang, (23/6/2026).
Memasuki satu tahun masa jabatannya, Bupati secara terbuka mengakui dari 17 program dedikasi menuju “Kukar Idaman TerBaik”, masih terdapat kekurangan yang harus diperbaiki. Guna memastikan transparansi dan kontrol publik, Pemkab Kukar turut meluncurkan portal pengaduan masyarakat.
“Masih banyak hal yang harus diperbaiki di wilayah etam ini, maka portal pengaduan ini dibuat supaya kinerja kita bisa terus dimonitor. Masyarakat bisa menyampaikan keluh kesahnya secara langsung lewat portal tersebut,” tambahnya.
Pertanian dan Pariwisata Didorong Jadi Sektor Unggulan
Tantangan ekonomi Kukar kian nyata setelah sektor galian (tambang) mengalami penurunan signifikan sejak awal tahun 2025, yang berdampak besar pada situasi ekonomi daerah. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Kukar tercatat berada di angka 3,43 persen, di bawah rata-rata nasional.
Namun, Bupati melihat adanya secercah harapan. Sektor di luar pertambangan menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif, bahkan menyentuh angka 75 persen. Guna mengantisipasi hilangnya sektor tambang secara total, Pemkab Kukar berkomitmen meletakkan fondasi ekonomi baru melalui sektor industri terbarukan.
Kukar akan didorong penuh sebagai pusat pangan, pariwisata, dan pertanian melalui pemanfaatan potensi daerah yang komplit, mulai dari kekayaan heritage seni budaya, seni pertunjukan, hingga destinasi alam seperti air terjun, danau, dan keindahan Sungai Mahakam.
Bupati berpesan agar seluruh jajaran desa dan pendamping warga ikut melakukan pengawasan ketat agar program ini berjalan optimal dan meminimalisasi kendala di lapangan. (*/Er)
.





